Indonesia Kekurangan 26.000 Fisioterapis. Masalah Sebenarnya Mungkin Ada di Kampus
Mencetak Fisioterapis Baru Ternyata Tidak Semudah Membuka Program Studi Membuka Program Studi memang bisa menjadi awal. Namun, mencetak fisioterapis yang berkualitas membutuhkan sesuatu yang jauh lebih sulit dicari: dosen. Minggu lalu, lini masa WhatsApp saya kembali menampilkan informasi yang sama. Kepala Program Studi S1 Fisioterapi sebuah universitas swasta terkenal di Surabaya kembali mengumumkan pembukaan lowongan dosen tetap fisioterapi. Bukan sekali ini saja. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, informasi serupa juga pernah dibagikan. Bahkan hingga beberapa hari yang lalu, saya masih melihat pengumuman tersebut kembali dipublikasikan. Dalam hati saya sempat bergumam, "Mencari dosen fisioterapi memang sesulit itu, ya?" Saya tentu tidak mengetahui bagaimana proses rekrutmennya. Bisa jadi proses seleksi masih berlangsung atau kampus sedang mencari kandidat terbaik. Namun, sebagai fisioterapis yang mengikuti perkembangan pendidikan profesi, saya menangkap satu pesan sed...