Bagi Sebagian Orang, Kemerdekaan Itu Bernama : Bisa Berjalan Lagi
Kemerdekaan yang Sering Kita Anggap Biasa Setiap bulan Agustus, jalanan penuh bendera merah putih. tulisan "Dirgahayu Republik Indonesia" ada dimana mana, yang kadang hurufnya lebih ramai daripada isi pesannya. Kita pun ikut merayakan: ada lomba makan kerupuk, tarik tambang, sampai balap karung yang entah kenapa selalu membuat orang dewasa mendadak merasa menjadi atlet nasional. Namun, sebagai seorang fisioterapis, aku sering melihat makna kemerdekaan dari sudut yang berbeda. Bukan tentang lomba, bukan tentang upacara, tetapi tentang sesuatu yang jauh lebih sederhana: bisa berdiri dan berjalan lagi. Bagi banyak orang sehat, berjalan itu aktivitas otomatis. Bangun tidur, ambil air minum, ke kamar mandi, berangkat kerja, semua dilakukan tanpa berpikir. Kita baru sadar berharganya kaki ketika kaki itu 'ngambek'. Mirip listrik di rumah---baru terasa penting saat mati. Pengalaman yang Mengubah Cara Pandang Sebagai fisioterapis di salah satu RS Swasta di Surabaya. Sudah...